Sekolah Internet Indonesia

Belajar Dari Kesalahan Anda

belajar dari kesalahanSaya belajar banyak dari setiap kesalahan saya. Manusia yang membuat kesalahan, saya katakan manusiawi, jika tidak berarti malaikat dong.   Saya kira dan pastinya anda setuju bahwa orang sukses dalam kehidupannya sekalipun sudah dipastikan pernah melakukan suatu kesalahan. Yang menjadi perbedaan adalah, apa yang dilakukan orang sukses setelah dia berbuat salah? Saya kira itu yang menentukan perjalanan seseorang selanjutnya.

Saat saya membaca buku seperti Catatan Sang Miliader karya Azizi Ali atau buku lainnya tentang kesuksesan, ada satu yang tidak lepas. Ya mereka selalu menceritakan sisi kegagalan dalam fase kehidupan mereka, pernah melakukan ini, kesalahan itu yang membuat kita jadi tahu, oh mereka ternyata pernah melakukan hal yang keliru kalau kata ‘bodoh’ terdengar kasar :).

Ini menjadi pelajaran penting buat saya pribadi, karena kadang saat saya melakukan kesalahan, serasa memiliki beban yang berat, seperti ada gunung di pundak yang membuat saya tidak bisa berjalan. Upps, cukup mendramatisirnya. Astagfirullah. Perasaan seperti kalau dipelihara terus akan melumatkan semua semangat, harapan dan segala impian anda. Dan  Alhamdulillah saya bersyukur memiliki blog ini yang menjadi media penghubung kepada anda semua. Karena ternyata tidak sedikit dari blogger yang saya kenal tema blognya adalah motivasi. Vitamin bagi jiwa yang sedang lemah.

Untuk mengingatkan saya dan semoga bisa menjadi inspirasi untuk anda, saya ingin menyampaikan apa yang dilakukan orang sukses saat melakukan kesalahan, ternyata itu sangat sederhana kawan. Ketika anda melakukan kesalahan langkah awal yang harus dilakukan adalah menerimanya. Menerima bukan berarti anda lemah, kurang pintar atau tidak mampu. Anda hanya melakukan kesalahan, itu saja.

Setelah berani menerima, saatnya bagi anda belajar dari pengalaman agar anda tidak mengulangi kesalahan yang sama. Jatuh pada lubang yang sama. Tentu langkah ini penting agar waktu anda tidak terbuang percuma. Buatlah daftar kesalahan yang telah dilakukan, semacam intropeksi diri. Lalu janji pada diri sendiri untuk tidak melakukan kesalahan yang sama, afirmasikan saya harus lebih baik, lebih cerdas, lebih banyak ilmu.

Saya sendiri pernah melakukan kesalahan saat saya memulai menjalankan bisnis Internet, saya termakan rayuan untuk mendapatkan uang tanpa kerja keras, seperti jalan pintas. Kesalahan saya adalah bergabung dalam program investasi yang tidak jelas. Apakah saya rugi? Tidak juga, setidaknya yang terjadi adalah impas. Plus saya jadi lebih berhati-hati, lebih cerdas terhadap banyaknya penawaran di Internet.

Jadi, benar saya disini telah melakukan kesalahan dan saya menerimanya sebagai suatu kesalahan semata. Pembaca yang terhormat, anda juga akan jauh lebih baik jika mau menerima kesalahan yang pernah anda lakukan. Terima setiap kesalahan itu sebagai kesalahan semata, sebuah kekhilafan seorang manusia. Jangan membuat alasan apalagi mendramatisir. Belajarlah dari pengalaman. Lalu, siap-siap untuk mendaki lagi.

Comments

  1. Rafi says:

    Kadang memang harus diakui kesalahan yg pernah kita Alami adalah guru TERBAIK dalam meniti masa depan ya sob?

  2. evan says:

    wah, Anda juga termasuk hebat donk bisa mengakui kesalahan yang telah dilakukan, saya salut,, semoga apa yang kita lakukan, baik yang berhasil, maupun yang gagal semuanya bisa dijadikan pelajaran ….

  3. Agus says:

    Paling susah dari hati manusia memang mengakui kesalahan mas… Kecuali dia mempunyai hati seluas danau, seperti yang diceritakan di blog saya… hehehe

  4. fadly muin says:

    ini sifat yang saling bertolak belakang. mengakui kesalahan Vs menerima pengakuan.

    artikel ini menarik sekali mas tri…

    memang buat sebagian orang, bahkan saya sendiri masih melatih diri untuk bisa menerima kesalahan mas. perlu kecerdasan emosional untuk mampu menerima semua kesalahan yang pernah kita lakukan. dan melakukan perbaikan2. tapi saya yakin, bahwa manusia akan terkikis oleh pengalaman dan waktu. sehingga pada akhirnya juga ia akan bisa menerima semuanya dengan tulus.

    • Triagung.com says:

      @fadly muin, terima kasih mas, saya menulis ini dengan maksud untuk mengingatkan diri saya sendiri mas, karena saya menyadari terlalu banyak yang masih perlu diperbaiki.. dan berteman dengan anda menajdi semangat tersendiri buat saya…

  5. keberhasilan terbesar adalah kemampuan manusia untuk menerima suatu kegagalan.

  6. T. Wahyudi says:

    yang repot… kadang kita salah… tapi tidak sadar bahwa telah salah….

  7. mh says:

    salah benar itu masih manusiawi.. tapi karena manusia menciptakan sistem, maka segala tindakan kesalahan harus diperkecilkan, supaya tidak mengganggu arus kas kita hehehe

  8. Kesalahan termasuk proses sukses bagi siapa saja yang mau memperbaiki diri dari kesalahan, seperti “gada noda ga belajar”

    heeeee

  9. intinya adala berani mengakui kesalahan dan siap untuk bangkit kembali. Begitu ya mas ?

    Salam Kreatif,
    Octa Dwinanda

  10. Gmn dg kesalahan yg berulang2????

    Msh bs di maafkan gak??
    (..ini bukan krn sebuah kesetiaan)

  11. setiap kesalahan yang telah kita buat harus kita jadikan acuan untuk tidak mengulanginya lagi kesalahan tersebut.

Speak Your Mind

*