Pernah tidak kita bertanya, kenapa kita diwajibkan untuk sekolah oleh orang tua kita? dari sd, smp, sma bahkan sampai perguruan tinggi. Kalau tidak berarti sama dengan saya hehehe. Jika ditanya mungkin mereka akan menjawab, agar anaknya cerdas dan pada saatnya nanti mudah mendapatkan pekerjaan. Apakah salah? tentu saja tidak, walau tidak 100% benar.
Coba kita lihat, apa yang sedang terjadi pada saat seorang anak di sekolahkan? terlepas dari kurikulum yang diajarkan sekarang, sebenarmya yang sedang terjadi adalah proses pendidikan, perpindahan pengetahuan dari guru kepada murid. Dengan harapan anak yang dididik memperoleh pengetahuan yang cukup untuk menghadapi hari esok.
Pernah mendengar tentang investasi leher ke atas? Kalau pernah berarti anda pembaca buku Tung Desem Waringin dong, Ups saya juga dapat istilah ini dari beliau hehehe. Awalnya sih ga ngerti maksudnya apa, tapi setelah dipikir lagi baru ngeh. Sebetulnya pernyataan ini sudah lama saya dapatkan, hanya saja kalimat yang digunakannya berbeda. Dulu saya mendapatkan pemahaman ini dari tebak-tebakan, kalau ga salah seperti ini :
“apa bedanya antara harta dan ilmu, jawab : kalau harta diambil berkurang, sedangkan kalau ilmu dambil jadi bertambah. kalau harta, kamu yang harus menjaganya, sedangkan kalau ilmu ia yang akan menjagamu”.
Bagaimana, jadi teringat masa kecil anda ya? Kalau tebak-tebakan seperti ini semua, kayanya anak-anak Indonesia akan semakin cerdas ya. Untuk mendapatkan investasi ilmu sebenarnya cukup mudah dan bisa dilakukan dimanapun, asal ada kemauan. Pernah nonton laskar pelangi? Coba perhatikan siapa anak yang paling cerdas? Pasti jawabannya Lintang!. Mengapa? Karena kemauan belajarnya yang sangat hebat.
Lalu bagaimana agar ilmu yang anda peroleh menjadi investasi terbaik anda? Ada satu syarat sebenarnya agar ilmu bisa menjadi investasi yang bermanfaat, cukup mudah dikatakan tapi sulit dilakukan. Ya benar syarat agar ilmu bisa menjadi investasi yang akan mengundang berbagai keuntungan adalah dengan cara mengamalkan dan Istiqomah didalamnya.
Untuk memperkuat, saya mau mengambil dari sudut pandang Islam tentang keutaman ilmu. Pernah mendengar ayat pertama yang diturunkan apa? Betul Iqra. Iqra mengandung arti “bacalah”. Membaca disini bukan sekedar membaca buku, tapi lebih luas lagi yaitu membaca ilmu disetiap sisi kehidupan alam semesta.
Selain itu kita juga dituntut untuk mencari ilmu tanpa dibatasi waktu dan teritorial, berikut penuturannya : ” carilah ilmu walau ke negeri china dan carilah ilmu dari buaian sampai ke liang lahat” (alhadist).
Begitu besarnya kedudukan ilmu dari sudut pandang manapun, kiranya selagi hidup manfaatkan setiap kesempatan untuk menuntut ilmu. Bagaimana menurut pandangan sahabat? mari berbagi di form komentar.




@mh, :pertamax
@mh, berhubung pertamax yang tadi ga muncul, ane ganti ya gan… :iloveindonesia
@Triagung.com, iye, bete nih hahaha
@mh, ane kasih :cendol deh biar ga bete…
menurut saya, investasi yang paling berharga adalah WAKTU, oleh sebab itu, mari kita investasikan WAKTU kita dalam bentuk PENGETAHUAN,,
@evan, betul juga, memanfaatkan waktu untuk mencari ilmu…hmm masih nyambung juga mas :shakehand2
@Triagung.com, disambung2 in aja daripada :batabig hehehe
ilmu adalah salah satu alat investasi yang tidak putus manfaatnya bahkan hingga kita pindah ke alam akhirat
makanya penting sekali mencari ilmu, mengamalkan, dan menyebarluaskannya hingga bisa dinikmati dan bermanfaat bagi banyak orang
@suarakelana, semoga kita termasuk didalamnya ya mas…amiin
Kata2 ini saya suka seklali
“apa bedanya antara harta dan ilmu, jawab : kalau harta diambil berkurang, sedangkan kalau ilmu dambil jadi bertambah. kalau harta, kamu yang harus menjaganya, sedangkan kalau ilmu ia yang akan menjagamu”.
Memang harta akan abis jika kita bagikan namun beda lagi dengan ilmu akan terus bertambah walau kita bagi kesemua orang
Salam kenal
@Mas Joe, makasih dah mampir, salam kenal juga mas :shakehand2
Ilmu pengetahuan hanya akan bermanfaat sejauh ia diterapkan….
Bila ilmu itu tidak diterapkan, ilmu itu tak ada manfaatnya sama sekali, hanya akan membuat besar kepala…..
@Roi Lukman Saputra, betul sekali mas :cendol
Dalam Islam, Ilmu jika diaplikasikan dan dishare dlm kehidupan sehari2 sm dengan sedekah. Sangat besar manfaat & pahalanya. Nice Posting mas Tri :recsel
@Rafi, Insya Allah blogger termasuk ke dalamnya ya mas, jika dia ikhlas….
Wah tulisan yg sangat menarik nih. Btw kunjungan perdana nih. Sallam Kenal ya bos :thanks2
@Blue, makasih mas…ditunggu kunjungan selanjutnya ya, salam kenal juga :thanks2
Kata Nabi : Jika ingin menggapai dunia akhirat maka “Fa Alaihi Bil Ilm”… capailah dengan Ilmu. Dan di Ayat Alqur’an Allah Mensejajarakan para Pemilik Ilmu dengan Para Malaikatnya…Duh Lupa lagi Ayatnya dimana Heheh.. :ngacir: ..cari ayat dulu
@CHOKEY, iya mas cari ya, saya juga blom tahu tuh :bingung
Pilihan kata-katanya sangat tepat mas. Menurut saya Ilmu apabila diterapkan bisa di jadikan investasi, apalagi memberikan manfaat besar.
@Zaiful Anwar, Itu intinya mas, makasih tambahannya…
saya rasa tak ada yang berani mengatakan bahwa ilmu adalah investasi yang sia-sia. kecuali orang tersebut berpandangan lain.
ilmu adalah alat yang akan mencerahkan pandangan kita terhadap apapun yang tak kasat mata.
@fadly muin, sepertinya memang tidak ada yang berani mas :)
Memang benar istilah kuno yang mengatakan “carilah ilmu sampai ke negeri cina”, mungkin maksudnya pencarian ilmu tidak akan ada habisnya ya mas….sharing yang menarik :)
@Ricky, biar ‘kuno’ yang penting tetap relevan sampai sekarang dan nanti…iya betul mas…jangan pernah berhenti, salah satu media ya dengan blogging ini…makasih dah mampir ya :)
Dengan mengamalkan ilmu kepada orang lain maka ilmu kita bukan berkurang malahan akan bertambah.
@Cara Dapat Uang, cocok dah… :thanks2
agung ente nomer hape pira gung?isun 081385808905, weru nomere solikin beli?